Adagium: Sebwa Karya yang Tydac Layak
Pasal 1: Jangan Malu untuk Bertanya Tuhan bilang, berpeganglah pada cabang-cabang hujan, maka hujan sebetulnya tahu yang dilupakan jejak daripada jarak sementara gita mengamit ritus-ritus abumu dan saling mengeja wajah kerabatmu, kau malah penasaran cara waktu mengentaskan rindu, "aku tak pernah menyapa almanak," sahutnya ragu-ragu. demikian kaulangkahi segaramu pun itu dalam waruga dan pohon tarra roh-roh yang terjebak di antarabhava, bertanya cara melupakan dosa-dosa pemuka adat yang tak ingin disebut namanya--tadinya ingin kunamai gergasi sebab ia luar biasa tinggi--menjawab, "pantang menengok janji dua kali." Pasal 2: Jika Kamu Menjadi petani maka kamu menanam padi sopir maka kamu menyetir narapidana maka kamu dipenjara koruptor sudah pasti tanganmu kotor, "maka pencuri itu babi," pungkas penulis yang gagal mendapat nilai A dalam mata kuliah logika.